top of page

Mimpi-mimpi

  • Gambar penulis: Józef Trzebuniak
    Józef Trzebuniak
  • 20 Des 2025
  • 2 menit membaca

Malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Yusuf dalam mimpi (Mat 1:20).


Mimpi-mimpi Santo Yusuf merupakan momen-momen alkitabiah yang penting, di mana malaikat Allah menyatakan kepadanya kehendak Tuhan. Setidaknya ada empat mimpi seperti itu yang tercatat: yang pertama, ketika malaikat menenangkannya tentang Maria (Mat 1:20-21); yang kedua, memerintahkan pelarian ke Mesir (Mat 2:13); yang ketiga, memberitahukan tentang kepulangan yang aman dari Mesir (Mat 2:19-20); dan yang keempat, menunjukkan ke Nazaret (Mat 2:22-23). Melalui kisah Injil, Santo Yusuf tampak bagi kita sebagai teladan dalam mendengarkan dan menggenapi kehendak Allah. Dari sini kita melihat bahwa mimpi adalah sarana yang melaluinya Allah memimpin dan melindungi Keluarga Kudus dalam saat-saat sulit. Yusuf, meskipun berdiam diri, adalah teladan ketaatan, mengambil tindakan konkret dan segera sesuai dengan kehendak Allah.

Mimpi melambangkan kehidupan rohani setiap kita – ruang batin yang harus kita rawat dan jaga, di mana Allah menyatakan diri kepada kita dan sering berbicara kepada kita. Kita tahu bahwa sering kali ada banyak suara dalam diri kita: suara ketakutan kita, pengalaman masa lalu, dan harapan. Ada juga suara roh jahat, yang ingin menipu dan menyesatkan kita. Oleh karena itu, penting untuk membedakan suara Tuhan Allah di antara semua suara ini.

Santo Yusuf mengajar kita bagaimana memelihara keheningan yang diperlukan, dan terutama bagaimana mengambil keputusan yang tepat melalui Sabda Tuhan, yang kita dengar dalam hati dan hati nurani kita. Santo Yusuf mengajar kita kehidupan yang dipenuhi dengan doa, yaitu percakapan dengan Allah Bapa. Sangat sering justru doa yang membuat kita secara intuitif melihat jalan keluar dan solusi untuk masalah-masalah hidup kita. Tuhan tidak pernah membiarkan kesulitan muncul tanpa memberi kita bantuan yang kita butuhkan untuk mengatasinya.

Dalam situasi-situasi sulit kita, doa berarti mendengarkan suara Allah, yang dapat memberi kita keberanian yang sama seperti Santo Yusuf, agar kita menghadapi kekhawatiran dan tidak menyerah. Allah tidak menjanjikan kita bahwa kita tidak akan pernah merasakan ketakutan, tetapi bahwa Dia akan memimpin kita melewati segala sesuatu yang berbahaya.

Semoga Santo Yusuf membantu kita membuka diri untuk berdialog dengan Allah, agar kita menemukan terang, kekuatan, dan kedamaian batin. Semoga ia membantu kita menghadapi pengalaman-pengalaman hidup yang sulit. Mari kita percayakan keluarga kita kepada syafaatnya.

Mari kita berdoa: Santo Yusuf, pria yang bermimpi, ajarlah kami untuk memelihara kehidupan rohani sebagai tempat batin di mana Allah menyatakan diri dan menyelamatkan kami. Jauhkanlah dari kami pikiran bahwa doa itu sia-sia. Bantulah setiap dari kami untuk menanggapi apa yang Tuhan tunjukkan kepada kami. Semoga penalaran kami diterangi oleh terang Roh Kudus, hati kami didukung oleh kuasa-Nya, dan ketakutan kami diselamatkan oleh rahmat-Nya. Amin.

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Komentar


  • SoundCloud - Czarny Krąg
  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Pinterest Icon
  • Black Instagram Icon

© 2020 by OsedeFlores. 

Zasubskrybuj Aktualizacje

Gratulacje! Zostałeś subskrybentem

bottom of page