Kitab Suci
- Józef Trzebuniak

- 24 Jan
- 2 menit membaca

Jonathan Haidt adalah seorang psikolog sosial dan penulis terkemuka yang menganalisis penyebab peningkatan yang mengkhawatirkan dari gangguan mental di kalangan generasi termuda. Dalam publikasi terbarunya, ia menunjukkan peran krusial yang dimainkan oleh ponsel pintar dan media sosial yang ada di mana-mana dalam proses ini – terutama pengaruh dominan mereka selama masa kanak-kanak dan remaja. Bukunya yang terkenal berjudul "The Anxious Generation" (Generasi yang Cemas) menjadi buku laris karena membahas topik yang sangat penting dan aktual tentang meningkatnya masalah kesehatan mental di kalangan anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Buku ini sangat layak untuk dibaca.
Hari ini, pada Hari Minggu Sabda Allah, kita ingin merenungkan sebuah kalimat dari Injil menurut Santo Matius: "Ketika Ia berjalan melewati mereka, Ia berkata kepada mereka: Ikutlah Aku!"
Mengapa kita membaca buku-buku yang baik dan membuka Kitab Suci? Justru agar Yesus dapat memasuki hidup kita dan berbicara kepada kita. Namun, perjumpaan ini memerlukan persetujuan kita. Tentunya banyak keluarga di negara kita memiliki Alkitab, tetapi apakah semua keluarga menyadari betapa besar harta yang mereka miliki? Apakah semua orang dapat memanfaatkan kekayaan yang ada di tangan ini? Atau apakah ini masih merupakan harta yang tersembunyi di sudut, yang biasanya tidak digunakan?
Bagaimana hal ini terlihat dalam keluarga kita? Seberapa sering kita membaca Kitab Suci – baik secara pribadi maupun bersama-sama? Tentu saja, untuk dapat membaca Sabda Allah, seseorang harus sejenak meninggalkan jala-jalanya, yang mungkin berupa: pekerjaan, kewajiban, hobi, media massa, yaitu jejaring sosial.
Membaca Alkitab berarti melihat hidup seseorang dari perspektif yang berbeda – dari perspektif Allah. Dia sendiri memandang jerih payah kita, pergumulan kita, kegagalan kita, dan ingin mengundang kita pada petualangan perjalanan rohani. Dengan kekuatan atau gagasan manusia saja, kita tidak akan dapat memperbaiki seluruh hidup kita dengan segala dimensi dan masalahnya. Hanya ketika kita membiarkan Roh Kudus membimbing kita melalui bab-bab Kitab Suci yang berturut-turut, kita akan lebih memahami makna dan arti dari setiap pekerjaan dan tugas yang kita lakukan.
Oleh karena itu, yang terbaik adalah melakukannya segera – yaitu, segera setelah pulang ke rumah – untuk menemukan Alkitab dan menempatkannya kembali di pusat kehidupan Kristen seseorang. Jika tidak untuk seumur hidup, maka setidaknya tahun ini.
Yesus Kristus juga ingin mengajar Anda, Saudari dan Saudara yang terkasih – tidak hanya ketika Anda datang ke gereja, tetapi sungguh-sungguh setiap hari ketika Anda membuka Kitab Suci. Kabar Baik-Nya dapat memberikan cahaya yang lebih baik pada jalan yang Anda lalui menuju Kerajaan Surga. Sabda Ilahi-Nya memiliki kuasa untuk menyembuhkan Anda dari segala penyakit jiwa dan tubuh. Dengan rahmat Roh Kudus, Anda juga dapat mengatasi kelemahan Anda, memecahkan masalah hidup, dan mendapatkan kembali energi untuk hidup yang indah.
Bersama teman-teman saya, selama bertahun-tahun, kami telah merenungkan dan berbagi Sabda Allah di internet – di blog dan dalam podcast berjudul "Refleksi tentang Alkitab." Saya mengajak Anda untuk membaca dan berbagi Sabda Allah. Mungkin Anda juga membutuhkan Sabda yang diilhami oleh doa dan Roh Kudus? Gunakanlah versi Kitab Suci yang Anda miliki – baik cetak, elektronik, maupun audio. Dengarkanlah sabda Yesus Kristus, yang berkata kepada Anda hari ini: Ikutlah Aku dan Sabda-Ku! Amen.




Komentar